Lokomotif Diesel DD5512, Pendatang dari Jepang

Leave Comment

Sesekali saya membahas unit yang jarang ter-expose ah..

index

Tapi mungkin sekarang ini sudah banyak yang tahu lokomotif ini Ya.? Lokomotif DD5512 dari jepang ini di Produksi oleh Fuji Heavy Industries pada tahun 49 kalender Showa Jepang atau lebih tepatnya tahun 1974 di Kalender Internasional.

IMG_7853 copy

(Pengiriman Lokomotif DD5512 ke Museum Kereta Api Ambarawa)

Lokomotif ini di datangkan oleh Ditjen KA  yang berada di bawah kementrian Perhubungan Republik Indonesia kurang lebih pada tahun 2006 dan alokasi pertamanya berada di Gudang Logistik Ditjen KA yang berada di dekat Stasiun Jatibarang. Lokomotif ini pernah ikut dalam pembangunan Double Track (jalur ganda) Bekasi – Cirebon.
Tidak lama setelah itu karena lokomotif ini di anggap boros dan tidak efisien maka kembali di kandangan di gudang logistik Ditjen KA yang berada di Jatibarang. Sampai pada tahun 2015 di tarik kembali untuk di perbaiki di Depo Mekanik Cirebon. Setelah mendapat perbaikan di depo Mekanik Cirebon lokomotif DD5512 di pindahkan ke Depo lokomotif Semarang poncol bersama lokomotif CC200 15 yang selanjutnya menunggu giliran di pindahkan ke Museum Kereta Api Indonesia di Ambarawa.

(logo fuji Heavy Industries di lokomotif DD5512 dan tahun 49 kalender Showa)

Proses pemindahan lokomotif DD5512 ini juga di lakukan bersama dengan pemindahan lokomotif CC200 15 yaitu pada tanggal 3 Desember dan 4 Desember 2015. Proses pengakatan ke Trailer pada tanggal 3 Desember, dan proses penurunannya pada tanggal 4 desember pukul 08.00 pagi dan baru dapat menginjak rel kembali pukul 17.00 sore..

Data yang saya dapatkan dari lokomotif pendatang ini adalah lokomotif bekas pakai dari Kanagawa Rinkai Tetsudo di Jepang, yang dulunya sebagai lokomotif Pelangsir gerbong di pelabuhan. Lalu di pernah di pakai juga oleh JNR (Japan National Railway) dengan seri DD13.
Sebelum akhirnya di beli oleh Ditjen KA lalu di hibahkan ke Divisi Heritage Kereta Api yang nantinya akan di pergunakan sebagai lokomotif Angkutan Material untuk penghidupan kembali jalur Kereta Api dari stasiun Tuntang ke Kedungjati.

( Lokomotif DD5512 sewaktu masih berdinas di Jepang, Sumber:
http://kawayu449.blog.fc2.com/blog-entry-281.html
http://wind.ap.teacup.com/ottotto/3381.html )

Kekuatan dari lokomotif ini sebesar 1000ps dengan di dukung 2 mesin diesel dengan transmisi Hidrolik. Berat lokomotif ini sekitar 55 ton, berbahan bakar Solar HSD, dan kecepatan maksimal lokomotif ini 70km/jam.

Rencana kedepannya, Lokomotif DD5512 ini akan ikut menemani lokomotif CC200 15 di Depo Lokomotif Diesel Tuntang, sebagai Lokomotif aktif dan Koleksi.

(Kondisi di dalam kabin Lokomotif DD5512)

Saya ikut sertakan beberapa foto maupun Video dari proses penurunan kemarin di Museum Kereta Api Indonesia di Ambarawa.

Untuk Video Penurunan lengkapnya bisa di SINI..
Video Penurunan DD5512

Mengapa Loko ini Serinya DD? bukan BB?

Dalam Penomeran lokomotif diesel di Jepang DD itu berati:
D (kesatu) = Diesel (sebagai mesinnya)
D (kedua) = Jumlah total roda penggerak dalam 1 Lokomotif utuh, Bukan di hitung ber bogie tapi 1 lokomotif secara keseluruhan.
1 = A, 2 = B, 3 = C, 4 = D

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *